Belajar Kewirausahaan di Kampung Cokelat Blitar
Tanggal 19 Desember 2023 MTs Ihyaul Ulum mengadakan kegiatan study comparative. Kegiatan ini bersifat wajib karena merupakan kegiatan kalender madrasah yang dilakukan setiap tahun, khususnya kelas 8 yaitu kegiatan study comparative. Kegiatan ini sejak tahun 2011 sudah ada loh sobat.
Udah lama banget kan. Namun ternyata dulu kegiatan ini cuma khusus untuk kelas binpres ( bina prestasi). Namun lambat laun kegiatan ini diikuti kelas reguler juga. Kata Pak Nailul selaku ketua study comparative, tujuan diadakannya study comparative tahun ini agar para siswa mempunyai pengalaman diluar khususnya dibidang wirausaha.
Untuk study comparative tahun ini kita akan mengunjungi kampung cokelat yang ada di Blitar. Salah destinasi wisata yang cukup terkenal di kabupaten Biltar dan sekitarnya. Selain ke kampung cokelat kita juga ke makan Bung Karno dan masjid Ar-Rahman.
Oh iya sobat, kalian di sini ada gak yang suka cokelat? pastinya ada dong. Ada banyak banget merk cokelat yang dijual di Indonesia seperti silverQueen, Cadbury, Kitkat, Toblerone dan lain sebagainya. Perlu kalian ketahui bahawa cokelat silverQueen adalah merk cokelat asli Indonesia.
Dilansir dari detik.com pabrik pertama silverQueen ternyata ada di Garut, Jawa Barat. Kala itu Presiden Soekarno menjadikan SilverQueen sebagai camilan resmi di Konferensi Asia Afrika (KAA) yang diadakan di Bandung pada tahun 1955.
Untuk itu kita juga harus tahu bahwa Indonesia itu kaya akan bahan pembuatan cokelat yaitu biji kakao. Dari Balai Informasi Standar Instrumen Pertanian (BSIP) Indonesia pada tahun 2020, memperoleh predikat sebagai produsen kakao terbesar ketiga di dunia. Wah wah wah ora remeh iki hahahah. Keren sekali yah. Untuk itu simak perjalanan kami berikut ini.
Pada hari selasa tanggal 19 Desember 2023, kami berangkat pukul 06.30 WIB dari sekolah naik bus, kami semua terbagi menjadi 3 bus, dengan jumlah rombongan sekitar 176 orang (siswa dan guru). Tujuan pertama kegiatan ini tentunya di kampung cokelat terlebih dahulu.
Tepat pukul 11.27 WIB rombongan sampai dilokasi. Untuk masuk lokasi, diharuskan membeli tiket Rp36.000,00 per anak, tentunya pembelian tiket sudah dikoordinir oleh guru ya sobat inspiratif. Bangunan-bangunan di kampung cokelat sangat luas. Beberapa arsitektur bangunannya mirip bangunan-bangunan yang ada di Belanda. Banyak spot foto yang aesthetic loh Sob.
Tempat ini juga menyediakan berbagai wahana dan fasilitas bagi para pengunjung yang dapat membuat pengunjung betah untuk berlibur di sini. Seperti galeri umum, area kuliner, hingga rindangnya kebun kakao, yang tak lain merupakan bahan dasar pembuatan cokelat. Tidak hanya itu, ada juga tempat untuk memproduksi dan mengolah biji kakao sehingga menjadi cokelat, di area ini juga terdapat wahana permainan yang cocok untuk dikunjungi bersama sahabat.
Di sana kami dipandu oleh pemandu wisata kampung cokelat. Kegiatannya juga sangat beragam dan menarik untuk kita ikuti. Diantaranya kami belajar menanam buah kakao, mencoba buah kakao, melihat pembuatan cokelat, membuat minuman cokelat serta mencicipi cokelat. Disana kita diberi biji kakao masing-masing 1 untuk ditanam di tanah yang sudah disiapkan, selesai menanam kita langsung diajak jalan jalan mengelilingi kebun kakao tersebut.
Setelahnya kami berkumpul untuk mendengarkan penjelasan tentang buah kakao seperti cara memetik yang benar, cara memecahnya, dan mengetahui macam macam buah kakao. Oh iya sobat inspiratif tahu tidak kalau ternyata memecah buah kakao itu harus menggunakan benda tumpul loh, seperti dipukulkan ke lantai, dipukul menggunakan kayu atau bambu. Setelah berhasil membuka buah kakao kita langsung mencoba buahnya.
Memakan buah kakao ternyata hanya dihisap dan dibuang biji nya jangan sampai bijinya juga ikut ketelan ya sobat. selesai mencoba buah kakao Kita diarahkan ke tempat pembuatan cokelatnya, di sana tempatnya sangat bersih dan terjaga sekali kehigienisannya. Setelah masuk ke ruangan pembuatan cokelat, kita disambut dengan aroma cokelat yang sangat harum. Di sana kita bisa melihat orang orang yang membungkus cokelat untuk diperjualbelikan. Kita juga diberi kesempatan untuk mencicipi cokelat yang dibuat langsung di sana. Rasanya juga tidak kalah enak dengan cokelat-cokelat luar negeri loh sobat. Harganya juga lebih murah daripada cokelat luar.
Setelahnya kegiatan terakhir kita yang ada di kampung cokelat adalah membuat minuman cokelat. Kita dikumpulkan dalam satu pendopo untuk diberikan edukasi bagaimana cara membuat minuman dari bubuk cokelat alias dari biji kakao yang sudah dihaluskan. kita di sana dibagi 4 kelompok untuk membuat minuman cokelat.
Setelah kegiatan di kampung cokelat selesai kami membeli oleh-oleh yang ada di sana dan kembali ke bus untuk melanjutkan perjalanan. Menurut saya pengalaman belajar di kampung cokelat sangatlah berkesan. Menarik minat saya dan teman-teman saya agar membeli produk atau mencintai produk dalam negeri. Karena rasa dan kualitas tidak kalah dengan produk luar sana. Jadi sobat inspiratif juga harus banyak-banyak membeli produk dalam negeri ya….
Nah setelah aktivitas di Kampung Cokelat selesai. Kita semua juga tidak lupa menyempatkan waktu kami utuk berkunjung atau berziarah ke makam Bung Karno yang ada di Blitar. Setelah berziarah kami berjalan-jalan disekitar untuk membeli oleh-oleh khas Blitar. Satu jam disana kami bersiap untuk melanjutkan perjalanan ke tujuan terakhir yakni masjid Ar-Rohmam.
Atmosfer masjid Ar Rohman bagai masjid Nabawi yang ada di Madinah. Bangunannya sangat indah dan megah. Di sana kita sholat magrib dan isya, bersih2 diri dan bersantai sejenak dan melanjutkan perjalanan pulang sekitar pukul 21.39 WIB.
Dikarenakan waktu yg sudah malam dan sudah lelah dengan kegiatan seharian, sebagian dari kami pun terlelap. Hingga bus kami berhenti di sekolah pada dini hari pukul 01.30 WIB. Alhamdulillah kami selamat dan membawa bekal ilmu yang luar biasa. Sangat menyenangkan sobat kegiatan kali ini. Tidak ada hukuman meski diantara kalian tidak mengikuti kegiatan ini, tapi pasti kalian akan rugi kalau tidak ikut kegiatan ini, karena kalian diwajibkan tetap bayar meskipun kalian tidak ikut.
Hahahaha.Yah begitulah perjalanan kami kali ini. Semoga kita diberi kesehatan dan kesempatan untuk mengikuti study comparatif di tahun selanjutnya ya sobat inspiratif, sampai jumpa.
By: Zaskia Sayyidina (VIII F)
