Raih Juara Umum Tingkat MTs/SMP di Olimpiade MIPAS ke-XVI
Siswa-siswi MTs Ihyaul Ulum Dukun menunjukkan kualitasnya dengan meraih Juara Umum Tingkat MTs/SMP. Prestasi ini diraih pada ajang Olimpiade MIPAS ke-XVI yang diselenggarakan oleh LP Ma’arif NU Kabupaten Gresik. Prestasi ini menjadi bukti nyata keunggulan akademik siswa dalam bidang Matematika dan IPA.
Keberhasilan ini sekaligus melanjutkan tradisi prestasi madrasah dalam kompetisi akademik. Pada Olimpiade MIPA tingkat Kabupaten ke-XV tahun 2025, siswa-siswi MTs Ihyaul Ulum Dukun juga berhasil meraih prestasi, yakni juara 1 Matematika dan Juara Harapan 3 IPA, yang menunjukkan konsistensi dalam mengukir kemenangan di ajang kompetisi ini.
Pada Olimpiade MIPAS ke-XVI, keberhasilan kontingen tidak lepas dari kerja keras peserta didik, bimbingan penuh para guru pembina, serta dukungan seluruh warga madrasah. Para siswa mampu bersaing secara kompetitif dengan peserta dari berbagai madrasah dan sekolah se-Kabupaten Gresik.
Adapun siswa-siswi berprestasi yang berhasil meraih penghargaan dalam Olimpiade MIPAS ke-XVI adalah sebagai berikut:
- Ahmad Nabilul Fikri Zamzami — Juara 1 Matematika Kelas 8
- Putri Nafilatus Tsaniyah — Juara 1 Matematika Kelas 9
- Nurul Mustafidah — Juara Harapan 3 Matematika Kelas 9
- Almas Jihan Malihah — Juara Harapan 2 IPA Kelas 8
- Durrotun Nafisah — Juara 1 IPA Kelas 9
Raihan prestasi tersebut mengantarkan MTs Ihyaul Ulum Dukun meraih Juara Umum Tingkat MTs/SMP, sekaligus mengukuhkan komitmen madrasah dalam meningkatkan mutu pendidikan dan prestasi akademik.
Pihak madrasah menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para siswa berprestasi dan guru pembina. Diharapkan capaian ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus berprestasi dan membawa nama baik madrasah di berbagai ajang kompetisi akademik di masa mendatang.
“Syukur alhamdulillah saya lihat perjungan mereka yang sangat gigih, dengan hasil yang mereka raih ini sungguh sangat pantas dan membanggakan bagi kami. Seperti kata pepatah, usaha tidak akan menghianati hasil.” ucap salah satu guru.
