Drs Sunyoto Pak Guru Legend
Menjadi guru adalah sebuah pengabdian. Pengabdian guru bahkan kadang-kadang harus diikuti dengan pengorbanan yang besar. Itulah yang dirasakan dari sosok guru yang telah mengajar dengan pengalaman 32 tahunnya itu. Drs. Sunyoto atau yang biasa disapa dengan Pak Sunyoto, beliau adalah seorang pendidik yang telah mengajar lebih dari 31 tahun. Selama itu pula asam dan pahitnya dunia pendidik telah ditelan mentah-mentah.
Dilahirkan pada tahun 1965 di Sidorukun Kertosono Sidayu Gresik. Guru yang berusia 59 tahun ini mulai mengajar di MTs. Ihyaul Ulum pada tahun 1993. Mengabdi bertahun-tahun lamanya di MTs.Ihyaul Ulum membuat beliau dikenal dengan sosok berwibawa dan disegani murid-murid di sini. Semangat mengajarnya tak pernah redup. Justru semakin berapi-api, ditempat inilah dirinya akhirnya memilih tempat pengabdiannya. “Profesi inilah yang mengajarkan saya bahwa pengabdian harus didasari dengan keikhlasan,” tutur Pak Sunyoto dalam wawancaranya.
Selama puluhan tahun mengajar. Tentunya membuat beliau menjadi pribadi yang tangguh. Mengajar dikawasan desa, gaji pertama yang diterima kecil bukanlah suatu masalah. Lika-liku dan kerasnya kehidupan tidak membuatnya gentar. Karena menurut beliau, mengajar itu bukan hanya soal gaji. Melainkan hati nurani. Oleh karena itu, beliau tidak takut jika dibenci oleh siswa karena sikapnya yang sering mendisiplinkan murid-murid. Beliau lebih takut tidak sempat mengajarkan banyak hal sebelum masa pensiunnya tiba.
Nah sobat inspiratif. Pada rubrik kali ini kita akan membahas sepenggal kisah dari guru berjibaku pelosok negeri. Guru legend MTs Ihyaul Ulum Dukun Gresik. Guru yang hobi memancing ini sudah mulai bekerja sebagai pengembala dan membantu ibunya berjualan saat dirinya masih menginjak kelas 3 SD. Hasil uang yang beliau dapatkan dikumpulkan hingga beliau bisa berkuliah untuk mengejar gelar S1 di kota Ponorogo.
Pak Sunyoto adalah sosok guru yang pekerja keras. Beberapa pengalaman mengajar beliau diberbagai lembaga seperti MTs dan MA Al- Muniroh Ujung Pangkah, MI Islamiyyah Sidorukun. Pengalaman mengajar diberbagai tempat membuatnya diberikan amanah untuk menjadi kepala sekolah di MI Daroyissalam Kertosono selama 12 tahun lamanya. Hingga diterima menjadi pegawai negeri sipil (PNS) di MTs Ihyaul Ulum tercinta ini. Memang usaha tidak pernah menghianati hasil. Hingga akhirnya pundi-pundi rezeki dan pengalaman terus diterima di masa tuanya.
Guru bahasa Inggris satu ini memiliki motto dari guru panutannya yaitu Pak Robbach. Bahwa siswa-siswi perlu dan harus didisiplinkan setiap saat. Karena hal itu menjadi pembentuk karakter siswa ke depannya nanti. Pak Sunyoto memang dikenal sebagai salah satu guru yang ditakuti di sisni. Karena kedisiplinannya siswa-siswi yang bandel akan takut kepadanya. Namun tetap saja beliau berhati hangat loh sobat inspiratif. Sering beberapa kali melemparkan candaan yang dibuatnya. Menurut penuturan beberapa siswa. cara mengajar beliau juga unik. Kadang belajar diiringi permainan, karena kelas bahasa Inggris agar tidak monoton harus sering diimbangi dengan permainan. Beliau juga punya pesan untuk sobat inspiratif. Jika memang kaian ingin bisa bahasa Inggis. Kalian harus sering-sering latihan berbicara dengan teman agar terbiasa dan jangan takut untuk salah bicara. Harus belajar percaya diri.
Nah gitu loh sobat inspiratif kisah dari guru bejibaku kali ini. Keren ya menginspiratif sekali. Sekian untuk rubrik kali ini kita bertemu di rubrik guru idolaku selanjutnya ya. Sampai jumpa.
By Tim Redaksi 2
Nabila, Melinda, Reva (IX A)
