Assalamu’alaikum sobat inspiratif. Waduh ketemu lagi nih dengan tim redaksi yang super imut. Di sini kami tidak mau tanya kabar. Tanya rasa aja boleh nggak? Heheheh. Gak boleh lah ya. Ga boleh cinta-cintaan dulu. Belajar dulu biar gak malu-maluin hahahahah.

Sekarang pembelajaran kitakan sudah mengikuti kurikulum merdeka yang lebih banyak aksinya. Dalam kurikulum merdeka selain penilaian pengetahuan dan keterampilan ada juga loh program P5. Program P5 ini dirancang agar sobat inspiratif dapat memiliki sikap: Beriman, bertaqwa, berakhlak mulia, Kebhinekaan global, gotong royong, mandiri, bertanggung jawab.

Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila atau dikenal dengan istilah P5 adalah pembelajaran lintas disiplin dalam mengamati dan memikirkan solusi terhadap permasalahan di lingkungan sekitar. Kegiatan P5 di MTs Ihyaul Ulum ini bernilai pelajar rahmatan lil’alamin dengan bertoleransi (tasamuh), dinamis & inovanif. Lantas tema yang diusungkan yaitu Bhinneka Tunggal Ika dengan topik yang dibawa yakni bullying dengan judul “Menjadi Bermartabat Tanpa Menghujat”.

Menurut penuturan Pak Annas selaku koordimator acara. Acara P5 pertama di MTs. IU ini cukup menarik perhatian para siswa-siswi dan guru. Pasalnya kegiatan P5 di MTs Ihyaul Ulum dilaksanakan 5-7 hari atau 1 minggu sesuai dengan koordinatornya. Sedangkan untuk pelaksanaannya sendiri dilakukan pada tanggal 26-30 November 2023. Dilakukan oleh semua siswa kelas 7 MTs Ihyaul Ulum. Lantas kelas 8 dan 9 bagaimana? Hahaha bersantai bosque.

Saat melihat kondisi zaman saat ini. Banyak sekali kasus-kasus terjadinya perundungan atau yang sering kita sebut dengan bullying, baik bullying fisik atau verbal ataupun bullying di sosmed. Sangat amat memprihatinkan yaa sobat inspiratif. Bullying kerap sekali terjadi di sekitar kita, bahkan sekolah merupakan salah satu tempat berpotensi terjadinya aksi bullying. Bullying itu suatu tindakan yg agresif dapat membuat seseorang menjadi tidak nyaman atau tertekan, dan sering hal ini sering terjadi di sekolah atau dilingkungan kita.

 Harapannya melalui proyek P5 ini siswa MTs. Ihyaul Ulum Dukun Gresik menjadi lebih peka dan menjaga sikap untuk membangun lingkungan positif sehingga bullying dapat dicegah dan dihilangkan.

Pengerjaan proyek P5 ini terdiri dalam beberapa tahapan yaitu

1. Pengenalan

    Pada bagian ini para siswa diharapkan dapat mengenali dan membangun kesadaran terhadap isu tentang bullying. Siswa diberikan pengetahuan dan pemahaman, tentang bagaimana jika terjadi kasus bullying serta bagaimana cara menanganinya dengan melalui tayang video. Dilanjutkan dengan pembagian kelompok yg beranggotakan 7/6 orang. Masing-masing kelompok membuat simpulan dalam bentuk peta pikiran mengenai materi pada teks bacaan dan tayangan Video tersebut.

    2. Kontekstual

    Pada bagian ini para siswa diharapkan dapat mengenali dan membangun kesadaran dengan melakukan pengamatan tentang bullying. Pada tahap ini siswa diajak untuk melakukan observasi dilingkungan sekolah, dimulai dari ruang kelas hingga luar kelas. Setelah selesai observasi, siswa mengerjakan LKPD dan mempresentasikan hasil pengamatan dan observasinya. kelompok lain menanggapi dengan diskusi dan saling tanya jawab antar kelompok.

    3. Aksi

    Para siswa melakukan observasi kembali untuk mencari penyebab munculnya tindakan bullying tersebut. Selanjutnya, para siswa diminta untuk menuangkan ide dan gagasannya terkait kasus bullying dan menanganinya, membuat poster, kaligrafi, yel-yel, cerita pendek, hingga mading 3D terkait bullying. Setelah selesai para siswa membacakan hasil ide mereka di depan kelas, dan siswa lain memberikan masukan serta tanggapan.

    4. Refleksi

    Para siswa membuat inisiatif dan berkontribusi terhadap isu bullying dengan bimbingan guru. Para siswa menyusun agenda kegiatan dalam penyelesaian kasus bullying, menjelaskan tantangan yg ditemukan dilapangan upaya penyelesaian kasus bullying disekolah. Serta membuat diagram dari aktivitas yang dilakukan.

    5. Tindak lanjut.

    Pada alur terakhir ini para siswa menggali ide dan solusi lain terhadap isu Bhineka Tunggal Ika, bullying, dan berkomitmen untuk penyelesaian kasus bullying di sekolah.

    Pada akhir kegiatan P5, diadakan pameran hasil karya P5 yang diikuti oleh seluruh siswa kelas 7 di MTs. Ihyaul  Ulum. Ada  kaligrafi, poster, mading 3D, dan angket bullying hingga video yang sudah dibuat oleh siswa dengan tema bullying. Jadi sobat inspiratif, dalam kegiatan ini setiap kelompok menyiapkan stand untuk memajang hasil karya mereka didepan kelas maupun di aula. Saat pameran berlangsung, setiap kelompok saling mengunjungi stand kelompok lain. kepala sekolah, para guru serta siswa kelas 8-9 berkeliling mengunjungi stand dan memberikan apresiasi untuk setiap hasil karya dari kelompok tersebut.

    Seluruh kegiatan positif itu selama pelaksanaan, diharapkan dapat membentuk karakter para siswa dalam kehidupan sehari-hari baik di rumah, sekolah, dam lingkungan masyarakat. Sekian untuk lipsus P5 ini pada percobaan pertama kali ini. Pesan kami untuk sobat inspiratif  “ Hindari perundungan sesama teman. Masa depan kalian ditentukan karakter yang ada pada dirimu”. Kami pamit undur diri, Wassalamu’alaikum

    By Tim Redaksi 1

    Sumayyah , Aisyah Nur Lestarim, Dea Fita Rahmani  (IX E)