Nama lengkap Laila Wardati atau biasanya di panggil Bu Etik. Siapa sih yang tidak kenal dengan sosok inspiratif, multi telenta, gaul, dan friendly di lingkungan sekolahan MTs. Ihyaul Ulum tercinta ini. Sobat inspiratif pasti tahu lah ya, tapi dipikir-pikir lucu juga ya dengan nama panggilan Bu Eti. Padahal nama panjang beliau Laila Wardati. Yap betul, tidak ada nama Eti di nama panjang beliau. Nah jadi begini sobat inspiratif menurut penuturan beliau, kata Eti berasal dari kata Ati ( Laila Wardati ) yang mana fonem huruf vokal “A” dalam bahasa Inggris akan di baca “E”, jadi nama panggilan beliau dari kata Ati menjadi Eti, tapi jangan sampai di panggil Laila Wardeti loh yah hehehe. Di balik nama Laila Wardati tersembunyi arti nama yang sangat indah sekali loh sob. Nama Laila diberikan kepada beliau saat beliau lahir pada malam hari. Sedangkan nama “Wardati” memiliki makna bunga sedap malam. Jadi nama beliau memiliki arti bunga sedap malam di malam hari.

Jika dilihat dari horoskopnya Bu Eti ternyata berzodiak Taurus konon orang yang berzodiak Taurus memiliki karakter ramah, ceria, dan menyenangkan. Mereka yang bezodiak ini menjadi sosok yang mudah dekat dengan siapa saja. Itulah mengapa beliau sangat digemari oleh siswa-siswi di sini. Tidak heran banyak siswa-siswi yang tidak keberatan ketika beliau sedang menyita jajan-jajanan mereka yang dibeli saat KBM berlangsung alias (modus icip-icip tapi entek). Itulah power dari guru gaul kita. Friendly namun tetap ditakuti hahahaha.

Oh iya sobat inspiratif. Sebelum membahas hobi ngonten beliau. kita cerita dulu tentang perjalanan pendidikannya beliau, siapa tau seatap dengan almamaternya. Beliau menempuh pendidikan dari RA Raudhotul Athfal, MI – MTS di Ihyaul Ulum, SMA di Asa’adah, hingga S1 beliau di UNESA. Hal itulah membuat beliau semakin ingin memantapkan niatnya menjadi guru di kota kelahirannya.

Bercita-cita menjadi pengajar sejak kecil. Bu Eti semasa kecilnya suka sekali dengan dunia hewan dan tumbuhan. Bagaimana tidak , kala itu beliau sering menangis tersedu-sedu ketika meihat hewan yang disiksa atau tumbuhan yang ditebang di depan rumahnya. Hal-hal seperti itu menjadikan beliau ingin menjadi guru IPA.

Hingga mimpi beliau terwujud, pada 01 juni 2011. Beliau dipercaya untuk mengajar di MTS Ihyaul Ulum hingga detik ini. Kurang 13 tahun beliau sangat aktif mendampingi siswa-siswi untuk mengasa keterampilan mereka yang condong dalam bidang IPA.  Sering sekali megajak siswa-siswi dalam bereksperimen. Akhir-akhir ini beliau sedang asyik mengerjakan beberpa proyek untuk KTI. Seperti ekstrak kulit jeruk sebagai herbisida membasmi rumput dan daun bidara sebagai paper shoap dan masih banyak lagi eksperimen beliau dengan siswa-siswi di sini.

Bagi Bu Eti pelajaran IPA itu sangat menyenangkan dan tidak membosankan. Namun bagi siswa-siswi Bu Eti lah yang menyenangkan hahahha. Ibu tiga anak ini tidak hanya memiliki aktivitas di MTS IU. Bu Eti juga mengajar ngaji di TPQ dan mengajar motorik kasar di Tapos. Beliau juga  pandai sekali mengatur waktu. Dibalik kesibukan mengajar beliau, Bu Eti juga hobi sekali ngonten. Guru gaul banget ya sob! Tidak mau kalah dengan anak anak generasi Z saat ini. Welcome to mini vlog…….,  welcome to my video……

Itulah gumam beliau setiap harinya. yap benar kegiatan beliau akhir-akhir ini suka ngonten saat pelajaran atau setelah KBM. Bu Eti sering menjadikan kegiatan pelajarannya untuk dimasukkan di bahan konten beliau, selain mendapatkan cuan dari hobi baru beliau. beliau ingin meanantang dirinya sendiri agar menjadi pribadi yang selalu berkembang dan tidak ketinggalan zaman, karena media sosial menjadi wadah untuk ngonten seiring perkembangan zaman.

“Bagi saya sendiri tidak ada salahnya untuk mencoba mempelajari hal-hal baru yang bermafaat bagi orang lain dan diri sendiri, kalian juga boleh mencoba platfrom media sosial sekarang. Semua memiliki keistimewaan, siapa tahu dari sekedar hobi memiliki tabungan lebih yang penting kesibukan kita tidak mengganggu kewajiban kita. Kewajiban kalian belajar dan Bu Eti mengajar, jadi selama tidak mengganggu kewajiban itu kalian boleh mengekspresikan diri kalian sekreatif mungkin,” tutur beliau sambari memakan gorenganyang dipegangnya hahhha.

Sekian cerita Bu Eti pada figure of the school kali ini. Sampai jumpa di cerita yang lebih seru dan menarik lainnya. Sampai jumpa

By Tim Redaksi 1

Puan Talida Bahira, Dinda Haniyah Maulidah, Sumayyah, Aisyah Nur Lestari, Miyzah Aurelia Najihah (IX E)