Makesta dan Outbound Asyik Penuh Kenangan dan Tantangan
Assalamu’alaikum Wr. Wb . Sobat inspiratif. Balik lagi nih sama kita kita. Gimana sudah bosan? Jangan dong. Kan kita bakal ketemu lagi di rubrik selanjutnya hehehehe. Sesuai dengan judul di atas. Kami akan membahas acara rutinan MTs. Ihyaul Ulum.Seperti biasa duo acara yang berbarengan ini sudah menjadi hal wajib untuk siswa-siswi kelas 7. Namun jika ada siswa-siswi yang tidak mengikuti kedua acara ini akan ada konsekuensinya sendiri loh sobat inspiratif. Sangat disayangkan jika diantara kalian ada yang tidak ikut dua acara ini, dijamin rugi dunia akhirat. Ada tiga kurang yang bakal menimpa hidupmu. Ya kurang pengalaman, kurang wawasan dan pastinnya kurang kasih sayang, wkkk…wkkk
Oke balik lagi ke laptop. Kegiatan makesta tahun ini diikuti kurang lebih 160 siswa-siswi MTs. Ihyaul Ulum yang semuanya adalah siswa kelas 7. Kenapa koq bisa begitu jawabnya cukup singkat bagi siswa kelas 7 Makesta bersifat wajib, diharapkan dengan kegiatan ini akan tumbuh kader-kader yang siap memperjuangkan cita-cita pendiri Nahdlotul Ulama.
Makesta dan outbound ini sudah berjalan kurang lebih 2 Tahun. Berlangsung 2 hari. Dari tanggal 16-17 Desember 2023. Acara makesta (Masa Kesetiaan Anggota) ini merupakan jenjang kaderisasi formal pertama dalam organisasi IPNU-IPPNU. Sebagai gerbang awal masuk IPPNU-IPPNU. Kegiatan makesta ini diharapkan mampu mencetak anggota baru yang memiliki pengetahuan dan pemahaman lebih tentang Islam Ahlussunnah Wal Jamaah. Serta dituntut untuk memiliki jiwa sosial, tanggung jawab, disiplin dan kerja sama yang baik. Setelah itu semoga siswa-siswi dapat mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari mereka.
Menurut ketua pelaksana acara makesta Ahmad Nail Rojwan mengatakan, bahwa acara tahun ini lebih seru daripada tahun yang lalu. Kenapa begitu? Karena kalau acara tahun lalu panitianya dari guru, jadinya kurang mengenang dan berkesan bagi siswa-siswi. Sedangkan tahun ini panitianya dari teman-teman PK IPPNU-IPPNU MTs. Ihyaul Ulum sendiri. Mulai dari MC hingga penutupan acara sudah di handle oleh anggota PK. Rundown acara tahun ini tetap sama seperti tahun sebelumnya. Namun acara ini tetap lebih seru kok sobat daripada tahun-tahun lalu.
Melihat rundown acara. Acara pertama adalah pembukaan kemuadian dilanjutkan dengan materi inti. Peserta Makesta dibagi menjadi beberapa kelompok demi efektifitas kegiatan. Materi yang diberikan juga beragam. Mulai dari materi pokok Ahlussunnah Wal Jama’ah, keorganisasian IPPNU-IPPNU, hingga ice breaking yang tidak kalah seru. Setelah itu siswa-siswi istirahat, salat, dan makan. Acara Makesta selesai sekitar jam 22.00 WIB, semua kegiatan diberhentikan. Panitia PK memberikan himbauan kepada siswa-siswi agar para peserta beristirahat di tempat yang sudah disediakan. Peserta putri tidur di Aula MTs IU, Sedangkan peserta putra menempati ruang kelas lantai dua dan tiga. Menjelang subuh tiba, siswa-siswi salat, kemudian mandi, dan melakukan aktivitas lainnya. Setelah itu persiapan untuk acara penutupan di lapangan sekolah. Semua peserta wajib mengikuti dan berikrar sesuai apa yang telah mereka ucapkan. Walaupun terasa singkat, acara makesta ini sangat berkesan di benak siswa-siswi.
Setelah seharian kegiatan makesta yang melelahkan, saatnya siswa-siswi IU untuk refresing. Lebih tepatnya ke tempat wisata Pemandian Air Hangat Brumbun yang ada di Kranji-Paciran-Lamongan. “tahun ini kita menyiapkan mobil sebanyak 20 unit untuk akomodasi murid dan guru ke lokasi tujuan, alhamdulilah dapat terpenuhi “ucap Bu Ike kepada redaksi Inspiratif. Suksesnya acara juga didukung dengan cuaca yang bagus, dan alhamdulillah cuaca kala itu sangat baik, tidak hujan. Tidak seperti tahun kemarin daerah tempat wisata Brumbun terkena banjir.
Jika ditanya apakah acara outbound tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya? Jawabannya ya jelas beda. Dari tempatnya sudah beda, panitianya beda, kegiatan acaranya juga berbeda. Kali ini siswa-siswi MTs IU diajak untuk keluar dari zona Gresik. Tentunya lebih seru, karena banyak anak-anak yang belum pernah pergi ke wisata daerah Lamongan. Acara outbound kelas 7 ini dihadirkan dengan tujuan agar siswa-siswi memiliki rasa tanggung jawab, rasa empati, rasa sosial dan kepemimpinan melalui games yang telah disiapkan oleh tim outbound.
Untuk keberangkatan siswa-siswi IU ke tempat wisata sekitar pukul 07.00 WIB. Jam 09.00 WIB siswa-siswi sampai di lokasi wisata Pemandian Air Hangat Brumbun. Setiba di sana siswa-siswi melakukan apel terlebih dahulu. Untuk acara pembukaannya siswa-siswi diajak senam bersama dan pembagian kelompok. Setelah itu baru melaksanakan kegiatan inti games outdoor yang super seru. Mulai dari permainan kapal terbalik, water estafet, robotik, hingga permainan jembatan shirotol mustaqim. Setelah permainan selesai, siswa-siswi IU dipersilahkan untuk berenang di air hangat. Menurut penuturan salah satu siswa, bahwa mengunjungi wisata Brumbun sangat seru. Jarang-jarang mandi yang ada sensasi air panasnya. Namun air di Brumbun tidak terlalu panas kok, cukup hangat dan cocok untuk semua usia. Yang pasti pengunjung tidak akan kepanasan.
Banyak pengunjung di sini yang menyakini bahwa yang punya penyakit kulit, bisa sembuh setelah mandi di sini. Jika dipikir-pikir secara medis memang logis. Sumber air panas dari dalam bumi mengandung unsur belerang. Dan diketahui jika belerang bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit kulit atau lainnya. Nah sobat inspiratif lebih serukan tahun ini. Selain ke sini untuk refresing, di sini juga sarana pengobatan tradisional. Ayo siapa yang punya panu, kadas, kurap, cacar air, silahkan ke sisni Hahahhaha. Oke lanjut, setelah selesai mandi di air hangat. Siswa-siswi melakukan penutupan, pembagian hadiah, dan do’a. Setelah rangkaian acara selesai. Semua siswa-siswi sebelum pulang diajak guru-guru ziarah terlebih dahulu ke makan Maulana Ishaq. Nah loh sobat inspiratif siswa-siswi MTs Ihyaul Ulum tidak hanya mencari kesenangan dunia, mereka juga menyempatkan untuk mencari amalan untuk akhirat loh….
Kedua acara tersebut alhamdulillah berjalan lancar tanpa kendala apapun. Selama 2 hari berlangsung, mulai tanggal 16-17 Desember siswa-siswi pasti sudah rindu dengan orang tua dan kasur tidur mereka. Yah pada saat jam 17.00 WIB siswa-siswi kembali dengan selamat ke sekolah dan membawa pengalaman yang amat mengenang. Baik sobat inspiratif cerita kali ini sampai sini saja. Ikuti keseruan cerita lainnya di halaman-halaman berukutnya. Sampai jumpa lagi…. see you
By Tim Redaksi 3
Nail (IX E), Aufa (VIII F)
