MTs Ihyaul Ulum Dukun resmi membuka kegiatan PORSENI 2025 (Pekan Olahraga dan Seni Islami) pada Senin, 15 September 2025. Ajang tahunan ini berlangsung hingga 16 September 2025 di lingkungan madrasah, diikuti perwakilan siswa dari kelas VII, VIII, dan IX.

Berbagai cabang lomba digelar, meliputi bidang olahraga seperti lari 100 meter, bulu tangkis, dan catur. Serta bidang seni diantaranya pidato bahasa Inggris dan Arab, tartil Al-Qur’an, puisi, dai, kaligrafi, sholawat, singer, dan cerdas cermat.

Acara pembukaan dihadiri seluruh jajaran Wakil Kepala Madrasah, dewan guru, serta siswa-siswi. Sambutan pertama disampaikan oleh Waka Kesiswaan, Amirul Mu’minin, S.Pd., yang menekankan pentingnya Porseni sebagai ajang pembinaan karakter siswa. Selanjutnya, acara resmi dibuka oleh Waka Humas, Mohammad Nashir, S.Pd., yang memberi motivasi kepada peserta untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.

“Ajang ini adalah kesempatan bagi kalian untuk menunjukkan bakat yang dimiliki. Madrasah tidak hanya mendukung prestasi akademik, tetapi juga selalu memberi ruang untuk kompetensi non-akademik,” tegas Mohammad Nashir, S.Pd. dalam sambutannya.

Antusiasme siswa tampak luar biasa, baik dari peserta lomba maupun para suporter yang menyemarakkan suasana. Porseni ini digelar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus haul KH. Ma’shum Sufyan ke-36 serta para masyayikh Pondok Pesantren Ihyaul Ulum Dukun Gresik.

Selain menjadi sarana menumbuhkan sportivitas dan kreativitas, para pemenang nantinya juga akan dipersiapkan untuk mengikuti lomba di tingkat yang lebih tinggi.

Memasuki hari kedua pada Selasa (16/9) Porseni 2025 MTs Ihyaul Ulum Dukun. Rangkaian kegiatan diawali dengan shalat dhuha berjamaah, sebagai wujud pembiasaan ibadah sebelum para siswa berkompetisi.

Setelah itu, perlombaan kembali digelar dengan penuh antusiasme. Cabang lomba yang berlangsung pada hari kedua meliputi Cerdas Cermat, Sholawat, Catur, Kaligrafi, dan Bulu Tangkis Putri.

Suasana madrasah juga tampak semarak dihari kedua ini, dengan dukungan para suporter yang terus menyemangati peserta. Para siswa menunjukkan kemampuan terbaiknya, baik dalam keterampilan seni maupun ketangkasan olahraga.

Porseni ini bukan hanya sekadar perlombaan, melainkan juga wadah untuk menggali potensi siswa di luar bidang akademik. Diharapkan, melalui kegiatan ini lahir generasi madrasah yang berprestasi, berkarakter, dan mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.