Workshop Jurnalistik, Ajarkan Kemampuan Menulis di Era Digital
Assalamualaikum………. Hai sobat inspiratif!! Gimana kabarnya hari ini?? Semoga kamu dalam keadaan baik-baik aja yaa, dan tetap semangat menjalani hari-hari yang penuh dengan drama ahahahaha. Lewat edisi kali ini, kami dari majalah inspiratif kembali menyapa dengan setangkup cerita, harapan, dan inspirasi.
Di tengah era informasi digital yang bergerak begitu cepat, kemampuan menulis majalah atau mengungkapkan isi hati atau pikiran menjadi semakin penting. Itulah semangat utama yang diusung dalam workshop jurnalistik bertema “Mencetak Pelajar Terampil Menulis di Era Digital” yang diselenggarakan oleh PK IPNU-IPPNU MTs. lhyaul Ulum Dukun-Gresik pada hari selasa tanggal 5 November 2024 dilaksanakan di Lab Komputer. Workshop ini memberi lebih dari sekedar pengetahuan, juga memberi ruang untuk bertanya, berproses, dan menemukan arah.
Menurut kalian penting nggak menulis ituu?? Menulis itu penting lohh sobat inspiratif dengan menulis kita dapat mengembangkan keterampilan kritis dan analitis.
Ehh, kalian belum tau kan siapa pemateri kita diacara workshop kali ini?? Nahh jadi pematerinya adalah seorang koordinator LITBANG PC IPPNU Gresik yang bernama Ismatus Sholihah, S.Pd. Kegiatan ini menghadirkan sejumlah anak-anak pilihan PK IPNU-IPPNU yang mampu menulis majalah dengan tujuan agar mengetahui cara-cara membuat majalah dengan baik dan benar.
Pada saat pemateri memasuki ruangan suasana ruangan langsung terasa berbeda dan seketika dalam ruangan itu menjadi hening tanpa bersuara lalu acara dibuka oleh seorang moderator yang kemudian dilanjutkan pemaparan dari pemateri tersebut. Sesi pertama membahas dasar-dasar jurnalistik: seperti struktur majalah dan prinsip 5W+1H.
Kakak Ismatus Sholihah menekankan bahwa seorang jurnalis bukan hanya penulis, tapi juga peneliti, pendengar, dan penyampaian suara. Ia juga mempunyai banyak pengalaman loh sob, mau tau nggak?? harus mau dong hehehe. Salah satu karyanyanya adalah penulis dalam beberapa buku antologi: Cerpen “perjalanan hati” (2018), Puisi “menenun rinai hujan” bersama Eyang Sapardi Djoko Damono (2019), Puisi “Jerit Hening” (2020).
Setelah itu kita diajari banyak cara loh sobaaatt, kalian yang baca ini ngga ikut workshop jurnalistik yaaaa?? kasihann sekalii siih hehehe…. Padahall seruu banget lohhh. Kalo tahun depan ada kegiatan itu lagi jangan lupa ikut yaaa man temaann biarr kaliann tauu cara-caranya agar bisa membuat majalah inspiratif.
Menjelang waktu sore anak-anak PK IPNU-IPPNU dibagi menjadi beberapa kelompok dan setiap kelompok akan kebagian untuk membuat tips, cerpen dan puisi. Kita dikasih waktu kurang lebih 30 menit, saat setiap kelompok sudah selesai mengerjakan Kaka Ismatus Sholihah menyuruh setiap kelompok mengirim perwakilan untuk mempresentasikan hasil tulisannya. Awal-awal bingung nihh buat memulai mencoba membuatnya yaa, mungkin karena takutt untuk mencobanya hehehe, eitss tapii, kalo tidak dicoba kita nggak bakal tau loh sob. Apa salahnya mencoba dulu semampu kita untuk membuat sesuatu (tips, cerpen dan puisi) tersebut. Dari kegiatan workshop jurnalistik tersebut kalian pastinya mendapatkan manfaatnya lohhh, bisa sebagai wadah bagi anak-anak PK IPNU-IPPNU untuk berbagi pengalaman dan karyanya.
Sesi terakhir kitaa semua diajak melakukan ice breaking lohh sob, seruuu baanget tauuu eitss…tapii sesi terakhirnya ngga itu doang loh. Kita juga diajak untuk foto bersama Kaka Ismatus Sholihah buat kenang-kenangan, ehh tapi bukan kenangan si Doi loh yaaa, kalo kenangan si Doi mah lupain aja yaa sob, hehehe, bercandaaa.
Ohh iyaa Kaka Ismatus Sholihah menyampaikan bahwa ada kata pepatah dari seorang sastrawan yang bernama Pramoedya Ananta Toer “orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah”. Udahh duluu yaa sobatt inspiratiff diceritaa kalii inii,sampai jumpa lagi di tahun depann, jangan bosan-bosan yaa. Ssee you next timee. Ba bayy….
By redaksi: Naila Adibiyah (IX-F), Nailah Rahadatul Aisyi (IX-F)
Buletin OSIS MTs Ihyaul Ulum, INSPIRATIF (Media Kreasi dan Inspirasi Siswa) Edisi 19
